SEMOGA BERMANFAAT

SELAMAT DATANG DI BLOG KUSNAN HIDAYAT

Inspirasi Untuk Berkreativitas Usaha

Profil usaha
Nama Usaha                : Anugrah Sablon
Nama pemilik              : Sunyoto
Bentuk usaha              : Sablon
Alamat                        : Griya Palur Asri B6 ngringo, Jaten, Karanganyar
Produk                                    :
  • §  Plastik Separasi
  •    Kartu nama
  •    Undangan
  •    Kalender
  •    Spanduk
  •    Amplop
  •    Sticker
  •    Kresek
  •    Nota
  •    Segel
  •    Map
  •    Paper bag
  •    Kaos

  1. 1.      Perencanaa Kegiatan Usaha

Bapak Sunyoto adalah pemilik usaha “Anugrah Sablon” yang berdiri sejak tahun 2008. Awalnya pak sunyoto ikut orang bekerja di sebuah perusahaan di bidang sablon kemudian setelah mendapat ilmu tentang menyablon akhirnya pak sunyoto mulai mencoba membuka usaha sablon sendiri.
Modal utama dari usaha adalah niat, setelah itu nekat. Seperti yang dilakukan oleh pak sunyoto. Jika memang sudah berniat untuk berwirausaha maka awali dengan nekat untuk membuka usaha. Di dalam berwirausaha juga harus memang suka dengan yang digelutinya. Misal mau berwirausaha di bidang sablon tentunya harus menyukai sablon, harus bisa menyablon, dan semua itu bisa dipelajari bila berkeinginan.
Di samping itu memang pak sunyoto memiliki awal pengalaman di bidang sablon yaitu dulu sebelum membuka usaha sablon bekerja di perusahaan di bidang sablon. Dari itu juga dapat dijadikan modal untuk mencari kepercayaan pelanggannya. Pelanggan merasa percaya dengan garapan pak sunyoto karena sempat memiliki pengalaman pekerjaan di bidang sablon.
  1. 2.      Pembentukan Organisasi

Dari awal pak sunyoto menjalani usahanya dengan sendiri. Awalnya untuk memperoleh order itu sulit tapi setelah mendapat order kedepannya tidak sulit untuk mencari order. Setelah memiliki order dalam kategori yang banyak pak sunyoto merasa kualahan jika menggarapnya sendiri, akhirnya bermula dari situ pak sunyoto mulai mempekerjakan beberapa tenaga kerja. Untuk sampai saat ini usahanya memiliki 3 tenaga kerja.

Ini adalah foto dari sebagian dari karyawannya dan pak sunyoto sendiri. Jadi struktur organisasinya


  1. 3.      Pengarahan dan pelaksanaan kegiatan usaha

Untuk lahan usahanya pak Sunyoto mengontrak sebuah bangunan dengan ukuran 8m x 5m atau bangunan seluas 40m2 untuk menjalankan usahanya. Untuk mempermudah dalam mendapat orderan untuk pemesanan pelanggan diberi alamat rumahnya karena di rumah yang sering ada orang tapi kalau di tempat kontrakannya yang di pakai usaha tersebut pak sunyoto jarang ada di sana sebab sering keluar untuk mengurusi orderannya.

Dalam pelaksanaan kegiatan usahanya yang di garap pertama kali adalah yang masuk pertama. Maksud di sini adalah yang memesan pertama itulah yang akan dilayani terlebih dahulu. Tetapi juga tidak menutup kemungkinan jika ada yang memesan tetapi tidak begitu banyak dan dimungkinkan bisa diselakan maka akan dikerjakan disela-sela order pertama, jadi dalam penggarapannya fleksibel juga. Hal ini ia lakukan karena untuk menjaga pelangan agar tidak kecewa.
Dalam menjalankan usahanya pak sunyoto juga bekerja sama dengan beberapa mitra kerja. Beberapa mitra kerja dari usaha pak sunyoto adalah pembuatan kalender kosongan gambar, pabrik kresek, pabrik plastik, pembuatan spanduk ( MMT ), desain dan grafika. Dalam hal pemesanan jika pelanggan memesan dalam jumlah yang kategori banyak maka hitungan dapat dibuat lain, maksud disini jika memesan banyak maka harga bisa mendapat kortingan.
Seorang wirausaha itu kadang lupa dengan kebutuhan pribadinya, karena seorang pengusaha itu yang dipentingkan job tersebut supaya pelanggan tidak hilang. Dalam hal waktu pak sunyoto juga memperhitungkannya. Jadi hasil dari usahanya itu dibuat agar sesuai dengan waktu yang dikorbankan dalam menggarap job tersebut.










  1. 4.      Evaluasi Dari Kegiatan Usaha

Dalam menjalankan usahanya pak sunyoto mementingkan kualitas tetapi dengan harga yang sama seperti pengusaha penyablonan lainnya. Yang penting pelanggan tidak hilang. Menurutnya pelanggan nomor satu begitu pula kualitas dari produk yang dihasilkannya.
Di samping itu bagaimana ia mengatur waktu dalam pengerjaan jobnya. Waktu kadang juga molor tetapi hal tersebut langsung dikonfirmasikan ke pemesannya. Waktu pengerjaan bisa molor itu disebabkan beberapa faktor. Salah satunya misal menyanggupi pesanan 1000 kresek untuk wadah beras, tetapi saat menghubungi mitra kerjanya yaitu pabrik kresek ternyata pabriknya tidak menyanggupi hari yang ditentukan kedua belah pihak. Akhirnya dengan kejadian tersebut terpaksa dalam pengerjaan penyablonan agak molor juga, tetapi hal tersebut langsung dikonfirmasi ke pemesan.
Sebenarnya ingin lebih maju lagi lebih menambah karyawan lagi, tetapi untuk saat ini mencari karyawan agak kesulitan karena banyak yang tidak mengetahui teknik menyablon. Maka dalam merekrut karyawan pak Sunyoto harus mentrainingnya beberapa hari dahulu.
  1. 5.      Tindak lanjut usaha

Kedepannya ia akan berfikir lebih keras lagi karena bisa dimungkinkan persaingan akan semakin ketat dan keras. Pak Sunyono ingin usahanya lebih maju lagi, tetapi mencari karyawan agak sulit, jika ingin merekrut karyawan ia harus mentrainingnya beberapa hari dahulu.
Ia juga berencana akan menuju ke CV. Ingin mengembangkan usahanya menjadi usaha yang lebih besar lagi dan semua itu butuh proses, maka ia terus berusaha dan berfikir bagaimana agar usaha bisa berkembang besar.

0 comments:

Post a Comment