SEMOGA BERMANFAAT

SELAMAT DATANG DI BLOG KUSNAN HIDAYAT

Pentingnya Softkill Dalam Pendidikan di Indonesia


            Indonesia adalah Negara yang sedang berkembang. Baik dari segi ekonomi, politik, maupun dari segi pendidikan. Untuk memaksimalkan keadaan yang seperti ini maka pengembangan softskill di bidang pendidikan perlu diadakan. Mungkin sebagian instansi pendidikan sudah ada yang menerapkan pengetahuan softskill tersebut, maka bagi suatu instansi pendidikan yang sudah mulai menerapkan softskill perlu dikembangkan bahkan kalau perlu di tingkatkan semaksimal mungkin.
            Bagi orang awam pasti banyak yang belum mengetahui tentang softskill. Jika ada softskill pasti ada hardskill. Sekarang dimulai dari hardskill dahulu. Hardskill merupakan kemampuan yang ditekuni seseorang tersebut pada bidangnya masing-masing. Misalnya seorang tukang bangunan, dia memiliki kemampuan hardskill yaitu mampu memperbaiki rumah, membuat rumah, dan lain sebagainya. Disamping kemampuan hardskill tersebut maka perlu diimbangi dengan kemampuan softskill yang harus dimiliki seseorang tersebut. Softskill merupakan kemampuan seseorang untuk berinteraksi dengan sesama, kemampuan untuk membuat ide-ide kreatif, dan kemampuan untuk mengembangkan sesuatu yang dia kuasai pada bidangnya.
            Seperti pada wacana di atas, seorang tukang bangunan memiliki kemampuan di bidang bangunan. Maka di sini pada penerapan softskill tersebut yaitu bagaimana tukang bangunan tersebut mampu bersosialisasi dengan pelanggannya, mampu membuat ide-ide kreatif dalam menciptakan suatu konstruksi bangunan yang bagus dan belum ada yang menyamainya, dan mampu mengembangkan keahliannya untuk lebih maju dan lebih sukses lagi.
            Softskill sangat penting untuk menunjang kemampuan hardskill dan untuk menuju sebuah kesuksesan. Menurut survey di lapangan, sebagain besar orang sukses karena memiliki sofskill yang cukup tinggi, yaitu sekitar 80% softskill dan 20% hardskill. Persentasi tersebut yang mampu membawa seseorang menuju kesuksesan.
            Pengembangan softskill dapat diterapkan di Perguruan tinggi, SMA, SMK, SMEA, SMP, SD, bahkan kalau perlu sejak pada pendidikan anak usia dini diterapkan pengembangan sofskill. Waktu yang lumayan penting atau bisa dibilang sangat diperlukan pengembangan softskill adalah pada saat di Perguruan tinggi, karena disamping memiliki keahlian profesi perlu juga kemampuan softskill. Seorang lulusan Perguruan tinggi yang sudah bekerja di suatu tempat nantinya tidak hanya bekerja dengan kahlian profesi (hardskill), tapi suatu saat mereka akan menghadapi suatu masalah yang sangat banyak dan mungkin masalah yang sangat kompleks. Maka dari itu perlu softskill untuk menghadapi masalah tersebut.
            Hardskill dan softskill merupakan suatu kemampuan yang sangat penting dan perlu di kembangkan pada pendidikan di Indonesia. Maka dari itu pendidikan di Indonnesia perlu mengembangkannya terutama softskill.

0 comments:

Post a Comment