Indonesia adalah Negara yang sedang
berkembang. Baik dari segi ekonomi, politik, maupun dari segi pendidikan. Untuk
memaksimalkan keadaan yang seperti ini maka pengembangan softskill di bidang
pendidikan perlu diadakan. Mungkin sebagian instansi pendidikan sudah ada yang
menerapkan pengetahuan softskill tersebut, maka bagi suatu instansi pendidikan
yang sudah mulai menerapkan softskill perlu dikembangkan bahkan kalau perlu di
tingkatkan semaksimal mungkin.
Bagi orang awam pasti banyak yang
belum mengetahui tentang softskill. Jika ada softskill pasti ada hardskill.
Sekarang dimulai dari hardskill dahulu. Hardskill merupakan kemampuan yang
ditekuni seseorang tersebut pada bidangnya masing-masing. Misalnya seorang
tukang bangunan, dia memiliki kemampuan hardskill yaitu mampu memperbaiki
rumah, membuat rumah, dan lain sebagainya. Disamping kemampuan hardskill
tersebut maka perlu diimbangi dengan kemampuan softskill yang harus dimiliki
seseorang tersebut. Softskill merupakan kemampuan seseorang untuk berinteraksi
dengan sesama, kemampuan untuk membuat ide-ide kreatif, dan kemampuan untuk
mengembangkan sesuatu yang dia kuasai pada bidangnya.
Seperti pada wacana di atas, seorang
tukang bangunan memiliki kemampuan di bidang bangunan. Maka di sini pada
penerapan softskill tersebut yaitu bagaimana tukang bangunan tersebut mampu
bersosialisasi dengan pelanggannya, mampu membuat ide-ide kreatif dalam
menciptakan suatu konstruksi bangunan yang bagus dan belum ada yang menyamainya,
dan mampu mengembangkan keahliannya untuk lebih maju dan lebih sukses lagi.
Softskill sangat penting untuk
menunjang kemampuan hardskill dan untuk menuju sebuah kesuksesan. Menurut
survey di lapangan, sebagain besar orang sukses karena memiliki sofskill yang
cukup tinggi, yaitu sekitar 80% softskill dan 20% hardskill. Persentasi
tersebut yang mampu membawa seseorang menuju kesuksesan.
Pengembangan softskill dapat
diterapkan di Perguruan tinggi, SMA, SMK, SMEA, SMP, SD, bahkan kalau perlu
sejak pada pendidikan anak usia dini diterapkan pengembangan sofskill. Waktu
yang lumayan penting atau bisa dibilang sangat diperlukan pengembangan
softskill adalah pada saat di Perguruan tinggi, karena disamping memiliki
keahlian profesi perlu juga kemampuan softskill. Seorang lulusan Perguruan
tinggi yang sudah bekerja di suatu tempat nantinya tidak hanya bekerja dengan
kahlian profesi (hardskill), tapi suatu saat mereka akan menghadapi suatu
masalah yang sangat banyak dan mungkin masalah yang sangat kompleks. Maka dari
itu perlu softskill untuk menghadapi masalah tersebut.
Hardskill dan softskill merupakan
suatu kemampuan yang sangat penting dan perlu di kembangkan pada pendidikan di
Indonesia. Maka dari itu pendidikan di Indonnesia perlu mengembangkannya terutama
softskill.




0 comments:
Post a Comment